Menuntut ilmu adalah perjuangan……….

Subhanallah, 4 anak kecil yang aku temui seminggu yang lalu benar2 membuat diri ini malu. Mereka adalah LASKAR PELANGI di zaman ketika aku hidup ini.

Siang itu aku ijin setengah hari dari tempat magang karena harus mengurus beberapa hal di kampung halaman. Mudik. Hujan deras saat turun dari bis.Alhamdulillah, tak lupa bawa payung.

Baru sekitar 100 meter jalan kaki, aku melihat 4 orang anak perempuan sedang jalan bersama dalam satu payung. Tidak banyak memang manfaat payungnya, tapi kebersamaan dan keriangan mereka, membuat aku iri.Suhbanallah…Mereka punya penyikapan yang berbeda terhadap hujan.Begitu menyenangkan bagi mereka, tapi menyebalkan bagi kebanyakan orang dewasa, termasuk aku kadang, Astaghfirullah…

Kembali ke cerita…

Aku berjalan cepat menyusul 4 anak perempuan tersebut, ku tawarkan salah satu anak untuk jalan bersamaku. Dengan malu2 akhirnya anak yang berkulit paling manislah yang menerima tawaranku. Kami berjalan dengan santai, sambil ngobrol. Meskipun hujan deras, aku ingin juga menikmati perasaan mereka. Kebahagiaan ketika hujan turun, seperti aku kecil dulu.

Saya bertanya banyak hal…

Saking pundi dek? (dr mana dek?)

Saking dalemipun embak (Dari rumah kakak)

Wonten acara nopo (ada acara apa?)

Nyuwun pot plastik (Minta pot plastik)

Damel? (Buat apa?)

Tugas sekolah

oo..

Sekolahnya dimana?

Medono

oo…

tebih nggih.. (jauh ya)

Nggih (Iya..)

Adek pulang mau jalan kaki sampai rumah?

Iya…

Berangkatnya tadi?

Mlampah (jalan kaki)

————-@@@@@@……….******** sampai disini aku benar2 kaget..

Dari desaku,Medono masih sangat jauh. Butuh perjalanan kira2 satu jam. Bukan jalan raya yang dilewati, tapi alas (hutan rakyat dan ladang). Sepi…Apalagi hujan seperti ini. Memang belum ada trayek angkot yang sampai desa ini.

Subhanallah, salut dengan kegigihan mereka. Saat sambil menikmati teh hangat di ruang tamu, mereka menceritakan bahwa pot itu akan digunakan untuk ujian. Kemudian, satu hal yang juga saya tahu dari mereka, bahwa setiap harinya mereka harus berjalan kira2 dua kilo untuk sampai ke sekolahan. Selalu… Kemudiian, kami berbincang2 banyak hal..

Masih ingin sekali bersama anak-anak ini, tapi hujan dah berhenti turun. Mereka minta pamit. Aku mencegah mereka, tapi tidak berani memaksa karena sadar rumah mereka jauh. Sedih ga da fasilitas dan waktu cukup tuk mengantar mereka..

Ku iringi kepergian mereka..Kuantar sampai mereka hilang dari pandangan..Inspiring Childrens…

Tidak bisa terlalu lama aku di rumah. Setelah urusanku selesai dan menemui orang tua dan keluarga, aku segera balik ke Semarang. Karena habis magrib, ada pembukaan pameran dan sarasehan UMKM. Ingin sekali menginap di rumah alau hanya semalam, tapi belum memungkinkan. Sedih sekali berangkat diiringi tangisan ponakan kesayangan, sabar ya sayang…

Perjalanan di bis adalah salah satu momen yang sangat aku suka. Aku teringat 4 anak itu. Sudahkah mereka bertemu bapak ibunya? Ingat pot hitamnya…Ingat betapa gigihnya mereka…

Inspirasi dari mereka ditambah motivasi tiada henti dari seseorang beberapa hari sesudahnya, membuat aku sadar bahwa MENUNTUT ILMU ADALAH PERJUANGAN.

Ketertundaan demi ketertundaan dalam berbagai rencana termasuk studi selama ini, bisa jadi karena aku lupa dengan hal ini “MENUNTUT ILMU ADALAH PERJUANGAN”. Aku lupa bagaimana perjuangan yang telah kulalui tuk masuk kuliah sampai masa kuliah. Tapi kenapa aku justru “TIDAK FOKUS” di episode akhir. SKRIPSI..

Perjuangan ini sudah mendekati ujung, tinggal beberapa langkah saja..

Ya Allah, berilah hamba, saudara2 hamba dan semua pencari ilmu, kekuatan untuk melanjutkan perjuangan dalam ridhoMu…

Semangatlah diriku…

Bismillah, Kejar skripsi..Lulus tahun ini..Amin

Mohon restu dari semua saudara muslimku..

Karena, SAAT INI BANYAK YANG SEDANG MENUNGGUKU MENJADI ORANG SUKSES…

Explore posts in the same categories: Uncategorized

6 Komentar pada “Menuntut ilmu adalah perjuangan……….”

  1. joko Says:

    wah mba siti nggih suwun nggih mba sampun mampir teng blog kulo sek jelek, niki leres mba siti mutia saroh nggih mba, alias mba (SMS), kulo adik kelase njenengan mba nggih tumut osis rian pas njenengan dados ketua OSIS🙂, pripon mba kabare njenengan sakniki wonten pundi ?

  2. herie Says:

    assalamualaikum…,,,
    numpang mampir kulo..,,he
    mbk siti kulo jih mantan alumni smk swadaya hehe
    lulusan 05/06

  3. sitimy Says:

    wa’alaikumslm wr.wb.
    alhamdulillah,,seneng deh mbak siti bisa nyambung sama adek2 lg. Jurusan apa dulu? Maklum dah tua, jadi suka lupa.
    sekarang dimana?Kpn2 main ke SMEDA ya…mbak siti ngajar di sana sekarang. Tiap senin,selasa dan rabu.
    Sekolahan kita tambah keren2 lho sekarang..Main ya..Ni nomernya mba siti 024 70615244 (fleksi).
    Snang jika silaturrahim ini terjalin lagi.. Sukses ya dek. Sering2 kasih kabar.
    Salam buat temen2..
    Ganbatte…..

  4. sitimy Says:

    Swadaya..oh swadaya, aku lahir disini.
    Dikuliti digesek digosok digodog.
    Ditempa dan dijadikan permata
    raja di medan latihan
    biar lelah..biar lelah
    ayo maju.maju ayo maju
    (he.. masih inget kan, lagu kebanggaan kita)
    Mbak siti sekarang di Semarang, kadg di TMG kadang di Kendal.
    Doakan semoga semua sukses, juga buat adek2 kita yang masih di bangku SMEDA.
    Kpn reuni?

  5. kabarmadura Says:

    semangati semua perjuangan karenaNYA saudaraku …
    salam untuk kehidupan masa depan yang lebih baik

    http://rgesit.wordpress.com/2009/01/01/report-roadshow-seminar-internet-technology-in-4-regency-madura/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: