Biar Gaul tapi Tetep Sholat

Mahasiswa yang kuceritakan ini adalah salah satu mahasiswa Udinus. Dia mahasiswa angkatan 2006. Dia biasa panggil aku “Mbak”, dan aku sering panggil di “Dik” … Maklum adik angkatan, tapi beneran He’s “adik” in my heart. Semoga kita dipersaudarakan karena Allah ya..

Mahasiswa ini selalu berpenampilan funky : badan tinggi kurus, rambut jabriX, pakai kalung, gelang, kaos ketat plus celana pensil. Ya, memang sehari-hari gayanya seperti ini terus. Dia memang super gaul, ragam bahasa yang dia gunakakan bahasa gaul semarangan, nongkrongnya sama mahasiswa yang gaul2 juga… 

Terus apa yang menarik dari sosok mahasiswa ini?Begini, suatu hari sebelum saya mengenalnya, saya dibuat tercengang melihat mahasiswa ini berdiri di shof kedua saat sholat dhuhur berjamaah di masjid kampus. Awalnya saya tidak begitu yakin dengan apa yang aku lihat, tapi Subhanallah, saat datang waktu sholat Asar, saya melihat dia juga ikut sholat jama’ah. Keesokan harinya, keesokannya lagi dan seterusnya sampai sekarang dia masih tetap istiqomah sholat jama’ah di masjid.. Yang lebih membuat saya kagum, mahasiswa ini berbeda dengan jama’ah laki-laki yang lain di masjid kampus ini. Ketika hendak melaksanakan sholat, dia seakan menjadi hamba Allah yang berbeda dari penampilan yang saya lihat di luar masjid. Dia ganti celana pensilnya yang super ketat, dengan kain sarung yang dia bawa di tasnya. Mungkin selain karena alasan kebersihan dan kesucian pakaian, dia juga paham kalau sholat memakai celana pensil itu kurang sopan kepada Allah..

 Maha Suci Allah, semoga menetapkan hati mahasiswa ini agar tetap istiqomah dan lebih baik serta menjadi jalan hidayah bagi teman-temannya.. Saudara-saudaraku mahasiswa Udinus….Sudah saatnya kita belajar dari mahasiswa yang saya ceritakan tadi. Kita boleh funky, tapi harus tetap syar’i. Jangan pernah malu atau minder kepada Allah, jika kita sekarang ini masih mahasiswa  gaul. Mungkin kita masih ngeband, main teater, motoris, pecinta alam, dsb, tapi jangan lupa perintah-perintah Allah. KARENA KITA BUTUH ALLAH, jujurlah pada hati kita. Mungkin saat ini kita sudah merasa happy dengan kehidupan kita yang gaul penuh hura-hura. Tapi saudaraku, sungguh SENANG itu tidak sama dengan NIKMAT. Balapan motor, konser musik, dll memang menyenangkan, tapi jujurlah pada hati kita, apakah  kita merasakan KENIKMATAN dan KEPUASAN HATI. 

Jangan malu untuk kembali kepada Allah. Jangan malu karena kita masih gaul dan slengekan.  Insya Allah, Allah akan menerimamu. Sungguh jika engkau mendekatiNya satu langkah, Allah mendekatimu 100 langkah. Jika kita mendekatinya dengan merangkak, Dia mendekati kita dengan berjalan. Ketika kita mendekatiNya dengan berjalanan, Dia mendekati kita dengan berlari. Saat kita berlari mendekatiNya, dia mendekatimu dengan berlari lebih cepat dari kecepatanMu. 

Saudaraku, jika kita belum bisa melaksanakan sebagian besar perintah Allah, minimal kita melaksanakan sholat. Jika kau merasa belum bisa sholat (bacaan dan gerakan) dengan benar, maka sholat saja, sekarang juga. Tentu saja sambil berusaha belajar sholat dari guru atau bisa juga belajar bersama teman-teman yang kita anggap mampu. InsyaAllah di masjid kampus kita, banyak mahasiswa yang bisa membantumu. Semoga, kita dipertemukan dengan mereka.  Saudaraku, kita akan bersama-sama kembali kepadaNya. Sujud bersimpuh bertobat kepadaNya. Meskipun pergaulan kita masih seperti ini, gaul dan slengekan, tapi kita juga hambaNya, yang berhak merasakan kasih sayangnya. Ketika adzan berkumandang, kita akan segera ke masjid memenuhi panggilannya. Iya kan? Minna sama, Aishiteru fillah… karena Allah….. 

Tegakkanlah sholat pada waktu siang, pagi, dan sore serta pada sebagian malam. Sebagian kebaikan menghapus keburukan. Inilah peringatan bagi orang-orang yang mau ingat” (Q.S.Hud : 14).

Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata:”Saya mendengar Rasulullah Shollallahu’Alaihi Wa Sallam bersabda :”Tidak ada seorangpun yang melakukan sholat wajib dengan memperbagus wudhu’, rukuk, dan kekhusyuannya kecuali shalat tersebut menjadi penghapus dosa-dosa yang telah dilakukan-nya selama ia tidak melakukan dosa besar, dan aturan ini berlaku selamanya” (HR.Muslim)  

Explore posts in the same categories: Mite-mite...!!

One Comment pada “Biar Gaul tapi Tetep Sholat”

  1. th3.w3b4s3d Says:

    hmmm Alhamdulillah, barakallah .. semoga ku bisa mengikuti kebaikan2nya dan semua ummat pun bergerak senantiasa menggapai ridho Illahi. Karena Hidup Untuk Kembali KepadaNYA dan memberikan yang terbaik padaNYA.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: